Pemerintah Kota Bandung melibatkan mahasiswa sebagai ‘pasukan khusus’ untuk mengatasi masalah sampah yang semakin mengkhawatirkan.
Pemerintah Kota Bandung merancang kolaborasi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah dengan melibatkan tiga kampus besar, UPI, ITB, dan Unisba. Mahasiswa akan berpartisipasi melalui program KKN sebagai ‘pasukan khusus’ penanganan sampah, mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Kolaborasi Kampus Dalam Program Gaslah
Pemkot Bandung membuka peluang kolaborasi untuk program Petugas Pengolah dan Pemilah Sampah (Gaslah). Program ini bertujuan untuk melibatkan mahasiswa secara langsung dalam upaya penanganan sampah di Kota Bandung. Mahasiswa akan menjadi garda terdepan dalam sosialisasi dan implementasi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Ketiga kampus, yaitu UPI, ITB, dan Unisba, diwacanakan akan menggelar KKN di Kota Bandung dengan fokus pada program Gaslah. Para mahasiswa nantinya bakal terjun langsung menjadi petugas Gaslah. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat edukasi dan praktik pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.
Wacana ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, setelah berdiskusi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Keterlibatan akademisi dan mahasiswa diharapkan membawa perspektif baru dan solusi inovatif dalam penanganan masalah sampah yang kompleks.
Kunjungan Menteri Dan Program Unggulan
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, diagendakan akan datang ke Kota Bandung pada Sabtu (28/2/2026) untuk meninjau langsung program Sirkular Bandung Utama. Program ini merupakan kolaborasi dari Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Dahsyat. Kunjungan ini menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif lokal.
Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) adalah program andalan Pemkot Bandung dalam pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Sementara itu, Buruan Sae merupakan program urban farming yang mengolah sampah menjadi kompos. Dapur Dahsyat adalah program pemanfaatan hasil pertanian dari Buruan Sae.
Keterlibatan Menteri Pertanian dalam kunjungan ini juga menunjukkan fokus pada ketahanan pangan melalui urban farming. Program-program ini tidak hanya mengatasi sampah, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan.
Baca Juga: Aman! Dana BOS PPPK Paruh Waktu Tetap Cair, Pemkab Bandung Pastikan
Pelibatan Mahasiswa KKN Sebagai Petugas Gaslah
Kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) juga sedang dibahas. Rencananya, pada Juni 2026, mahasiswa dari UPI, ITB, dan Unisba akan menjalani KKN dengan terjun langsung sebagai petugas Gaslah. Ini akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa.
Wacana ini bahkan sempat dibahas mendalam pada Rabu (25/2) saat Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, datang ke Balai Kota Bandung. Beliau mendorong pelibatan KKN mahasiswa untuk menjadi petugas Gaslah, menunjukkan dukungan penuh dari kementerian terkait.
Wali Kota Farhan mengungkapkan bahwa konsep KKN mahasiswa sebagai petugas Gaslah diharapkan dapat melibatkan hingga 750 orang dari tiga perguruan tinggi tersebut. Ini berarti setiap kelurahan bisa memiliki 2-3 petugas Gaslah mahasiswa, sangat membantu penanganan sampah di tingkat dasar.
Solusi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Diskusi lain yang dilakukan Pemkot Bandung adalah mengenai proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang didorong oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kota Bandung ikut terlibat dalam proyek ini, selain memproyeksikan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka.
Karena TPPAS Legok Nangka masih dalam proses, Pemkot Bandung sedang mencari skema baru yang melibatkan pemerintah di Bandung Raya. Skema baru ini akan melibatkan Cimahi, Kabupaten Bandung, hingga Bandung Barat, untuk mencari solusi penanganan sampah yang lebih komprehensif.
Skema baru yang ditawarkan oleh Danantara memiliki kapasitas lebih kecil, maksimum 1000 ton. Apabila skema ini dinilai bagus oleh Menteri, Farhan akan langsung melakukan sosialisasi kepada Gubernur serta Bupati Bandung, Bupati Bandung Barat, dan Cimahi.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari itb.ac.id
- Gambar Kedua dari ugm.ac.id