Penertiban tegas dilakukan petugas di Astanaanyar Bandung terhadap kendaraan yang parkir di trotoar, motor diangkut dan mobil ditilang.
Petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, TNI, dan Polri melakukan penertiban parkir liar di trotoar dan badan jalan kawasan Jalan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, pada Sabtu (18/4/2026). Sebanyak puluhan motor diangkut paksa, sementara mobil yang masih berpenjaga langsung ditilang. Razia ini mendukung perbaikan infrastruktur setempat.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Kronologi Penertiban Parkir Liar di Astanaanyar
Penertiban dimulai pagi hari di Jalan Panjunan, kawasan ramai yang sering jadi lokasi parkir sembarangan. Petugas menemukan ratusan kendaraan roda dua dan empat menghalangi trotoar, mengganggu pejalan kaki. Operasi berlangsung tegas dengan pengangkutan langsung untuk motor tak berpenjaga.
Lokasi ini dipilih karena rawan pelanggaran berulang. Petugas gabungan berpatroli sejak pukul 08.00 WIB, memeriksa setiap kendaraan. Sebanyak delapan motor pertama kali diangkut ke pos Dishub terdekat, memicu kerumunan warga yang menyaksikan.
Setelah Panjunan, razia meluas ke titik lain seperti Gardujati dan Jalan Riau. Hingga sore, puluhan tilang diterbitkan untuk mobil, sementara motor ditinggalkan pemiliknya langsung dievakuasi. Kronologi ini terekam video yang viral di media sosial.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Utama Parkir Liar di Trotoar Bandung
Kepadatan kendaraan di Bandung mendorong pengendara memilih trotoar sebagai parkir darurat. Kawasan Astanaanyar minim lahan parkir resmi, sehingga pedagang dan pengunjung mengabaikan aturan demi kemudahan. Faktor ini diperparah minimnya pengawasan sebelumnya.
Rencana perbaikan trotoar dan jalan di Jalan Panjunan menjadi pemicu utama. “Di kawasan Panjunan saat ini akan dilakukan perbaikan trotoar dan jalan. Maka dari itu, kami tertibkan terlebih dahulu kendaraan yang parkir di trotoar,” ujar pejabat Dishub bernama Ulloh.
Budaya parkir liar sudah mendarah daging di kota ini. Kurangnya sanksi tegas sebelumnya membuat pelanggaran terus berulang, terutama di area komersial seperti Astanaanyar. Hal ini menghambat fungsi trotoar sebagai hak pejalan kaki.
Baca Juga: MENCEKAM!! Dua Pria di Bandung Ditusuk di Kamar Kontrakan!
Dampak Negatif Parkir Liar Bagi Pejalan Kaki dan Lalu Lintas
Trotoar tertutup kendaraan memaksa pejalan kaki turun ke badan jalan, meningkatkan risiko kecelakaan. Di Astanaanyar, lansia dan difabel paling terdampak, karena akses difabelasi hilang. Kemacetan pun bertambah di jam sibuk.
Ekonomi lokal terganggu karena citra kawasan kumuh. Pedagang kehilangan pelanggan akibat sulitnya akses, sementara biaya tilang membebani pengendara. Data Dishub mencatat ribuan pelanggaran serupa sepanjang 2026, menunjukkan masalah kronis.
Secara keseluruhan, parkir liar merusak infrastruktur trotoar yang baru diperbaiki. Hujan deras bisa mempercepat kerusakan aspal, sementara keselamatan publik terancam. Warga setempat mengeluh akses sekolah dan pasar terganggu parah.
Langkah Penanganan dan Rutinitas Razia ke Depan
Dishub Bandung komitmen razia rutin hingga akhir pekan. “Penertiban kini dilakukan secara berkala di titik rawan seperti Panjunan, Gardujati, hingga Simpang Lima,” tegas Ulloh. Kolaborasi TNI-Polri diperkuat untuk efek jera.
Sanksi berlapis diterapkan: angkut untuk motor ditinggalkan, tilang bagi mobil berpenjaga. Pemilik kendaraan diimbau parkir di lokasi resmi. Pemkot juga rencanakan tambah lahan parkir bertaraf untuk mengurangi pelanggaran.
Ke depan, pengawasan CCTV dan juru parkir resmi ditingkatkan. Warga diajak patuh aturan demi Bandung tertib lalu lintas. Penertiban ini diharap jadi momentum perubahan budaya parkir di seluruh kecamatan.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari jabar.tribunnews.com
Gambar Kedua dari detik.com