Posted in

Kadin Bandung Tancap Gas! Dapur SPPG ke-25 Serap 18 Ribu Tenaga Kerja

Kadin Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi lokal dengan meresmikan Dapur SPPG ke-25.

Dapur SPPG ke-25 Serap 18 Ribu Tenaga Kerja

Program pelatihan kuliner ini terbukti mampu menyerap hingga 18.000 tenaga kerja dan mencetak sumber daya manusia siap industri. Didukung pemerintah dan pelaku usaha, SPPG menjadi motor penggerak sektor kuliner dan UMKM Bandung.

Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang ada di bandung hanya ada di Info Kejadian Bandung.

Dapur SPPG ke-25 Kadin Bandung Kini Resmi Beroperasi

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung meresmikan Dapur Sekolah Pendidikan Pengolahan Gastronomi (SPPG) ke-25, sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang kuliner. Peresmian ini digelar di kawasan Jalan Ciumbuleuit, Bandung, Jumat (23/1/2026).

Ketua Kadin Bandung, Budi Santoso, menyatakan bahwa pembukaan dapur SPPG terbaru ini bertujuan untuk mendukung kompetensi tenaga kerja di sektor kuliner dan meningkatkan daya saing UMKM lokal. “Kami ingin memberikan pelatihan yang langsung menyentuh industri agar lulusan siap bekerja,” ujarnya.

Dapur ke-25 ini dilengkapi fasilitas modern dan instruktur profesional, sehingga para peserta dapat belajar teknik kuliner mulai dari dasar hingga tingkat lanjut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kadin dalam memperkuat industri kreatif dan kuliner Bandung sebagai ikon kota yang inovatif.

Serap 18.000 Tenaga Kerja di Sektor Kuliner

Sejak pendirian SPPG pertama, program ini telah berhasil menyerap 18.000 tenaga kerja di sektor kuliner, baik sebagai karyawan restoran, chef, maupun pengelola usaha kuliner mandiri. Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan Kadin dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap industri.

“Setiap lulusan SPPG memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja,” kata Budi Santoso. Menurutnya, selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali dengan kemampuan manajemen usaha kuliner, inovasi menu, dan hygiene standar internasional.

Keberhasilan ini mendorong Kadin Bandung untuk terus menambah jumlah dapur SPPG di berbagai titik strategis kota. Dengan begitu, akses pelatihan menjadi lebih merata dan mendukung penciptaan lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi angka pengangguran di kalangan muda.

Baca Juga: Kabel Optik Ruwet di Bandung Akhirnya Ditata, Tapi Limbah Jadi Masalah Besar

Sinergi Pemerintah dan Dunia Kuliner

Sinergi Pemerintah dan Dunia Kuliner

Peresmian dapur SPPG ke-25 ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah Bandung. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bandung, Ratna Dewi, mengapresiasi langkah Kadin dalam mencetak tenaga kerja profesional. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Bandung sebagai pusat kuliner dan pariwisata kreatif.

Selain itu, pelaku industri kuliner turut mendukung dengan menyediakan bahan baku, fasilitas magang, dan kesempatan kerja bagi lulusan SPPG. “Kolaborasi antara Kadin, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Ratna.

Instruktur SPPG juga berasal dari chef profesional yang telah berpengalaman di hotel dan restoran berbintang. Hal ini memastikan setiap peserta mendapatkan pelatihan berkualitas, mulai dari teknik memasak, plating, hingga manajemen dapur yang efisien.

Menatap Masa Depan Dengan Optimisme

Budi Santoso menegaskan bahwa tujuan utama SPPG bukan hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga mendorong wirausaha kuliner lokal. Dengan kemampuan yang didapat, lulusan SPPG bisa membuka usaha sendiri atau meningkatkan kualitas bisnis kuliner yang sudah ada.

Selain itu, Kadin berencana menambah modul pelatihan berbasis digital, agar peserta dapat mengakses materi kapan saja dan tetap mengikuti perkembangan tren kuliner global. Hal ini dinilai penting untuk membekali tenaga kerja agar tetap relevan di era industri kreatif yang cepat berubah.

Dengan peresmian dapur ke-25, Kadin Bandung berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk menekuni industri kuliner, sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai kota kreatif yang produktif, inovatif, dan ramah terhadap tenaga kerja muda.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari bandung.kompas.com
  • Gambar Kedua dari jabarekspres.com
Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur