Guru dan wali murid di Bandung mendesak perubahan alokasi dana MBG agar lebih tepat sasaran dan langsung menyentuh keluarga siswa.

Selama ini, dana dinilai lebih banyak digunakan untuk keperluan administratif, sementara kebutuhan orang tua dan siswa kurang terlayani. Para guru meminta transparansi pengelolaan serta keterlibatan orang tua, agar bantuan berdampak nyata.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Info Kejadian Bandung.
Tekanan dari Guru dan Wali Murid Bandung
Sejumlah guru dan wali murid di Bandung bersatu menyuarakan kebutuhan mendesak untuk mengubah penggunaan dana MBG (Mekanisme Bantuan Guna) yang selama ini tidak langsung menyentuh keluarga siswa. Mereka menilai bahwa selama ini dana tersebut lebih banyak digunakan untuk keperluan administratif dan bukan untuk kesejahteraan orang tua.
Para guru menegaskan bahwa kondisi perekonomian di kalangan wali murid cukup memprihatinkan, apalagi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang tak terbendung. Mereka berharap agar Dedi Mulyadi, yang dikenal peduli dengan pendidikan, dapat segera menindaklanjuti aspirasi ini.
Kondisi sekolah juga menjadi faktor pendorong desakan perubahan dana MBG. Beberapa sekolah mencatat penurunan partisipasi dan semangat belajar siswa karena beban ekonomi keluarga. Guru berharap dana yang diperoleh bisa dimanfaatkan secara langsung untuk membantu kebutuhan siswa dan orang tua.
Penyebab Dorongan Alih Dana MBG
Menurut guru dan wali murid, dana MBG yang selama ini dialokasikan tidak tepat sasaran karena sering kali digunakan untuk kegiatan yang tidak langsung berdampak pada kesejahteraan keluarga. Mereka mengungkapkan bahwa orang tua siswa memang membutuhkan bantuan langsung berupa dana tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anaknya di sekolah.
Dedi Mulyadi diharapkan memahami konteks sosial yang semakin sulit, di mana keluarga-keluarga menengah ke bawah menjadi paling terdampak. Mereka membutuhkan sokongan nyata agar bisa menyekolahkan anak tanpa tekanan finansial berlebih. Dengan alokasi dana yang lebih efektif, para orang tua diyakini dapat lebih fokus mendukung pendidikan anak-anak mereka.
Selain itu, ketidakjelasan pengelolaan dana juga memunculkan kecurigaan terhadap potensi penyalahgunaan. Para wali murid meminta agar pengelolaan dana disertai dengan laporan yang transparan dan pelibatan langsung dari pihak orang tua. Dengan begitu, dana MBG bisa diperbaiki dan hasilnya lebih bermanfaat.
Baca Juga: Percobaan Begal Sopir Truk di Bandung, Polisi Buru Pelaku
Sikap Dedi Mulyadi Menanggapi Desakan

Menanggapi tuntutan para guru dan wali murid di Bandung, Dedi Mulyadi menyatakan akan meninjau kembali penggunaan dana MBG. Ia mengaku terbuka terhadap kritik dan aspirasi yang disampaikan, dengan harapan dapat mencari solusi terbaik bersama. Dedi juga mengatakan bahwa penyaluran dana semestinya memang perlu lebih tepat guna.
Dedi Mulyadi menegaskan akan mengadakan dialog terbuka dengan pihak-pihak terkait, termasuk sekolah dan kelompok orang tua, guna menyusun mekanisme baru yang lebih transparan dan adil. Dia berharap dengan keterlibatan yang lebih banyak, program dana MBG ke depan bisa memberikan manfaat.
Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengingatkan pentingnya saling memahami kondisi di lapangan. Dia menyebut bahwa pengelolaan dana harus diselaraskan dengan kebijakan pendidikan dan sosial yang lebih luas, agar anggaran negara dan daerah bisa digunakan secara maksimal.
Dana MBG Harus Cepat Terealisasi dan Diawasi
Para guru dan wali murid berharap agar Dedi Mulyadi dapat segera merealisasikan perubahan alokasi dana MBG sesuai tuntutan mereka. Mereka meminta agar proses alih dana dilakukan dengan cepat dan dilengkapi transparansi penuh agar tidak terjadi kesalahan dalam pendistribusian.
Langkah konkret yang diusulkan termasuk pembentukan tim pengawas dana yang terdiri dari perwakilan guru, wali murid, dan pemerintah daerah. Tim ini bertugas memastikan dana benar-benar sampai ke tangan orang tua yang membutuhkan dan dipakai untuk keperluan pendidikan.
Ke depan, para guru dan wali murid juga berharap program dana MBG tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi bisa berkontribusi membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan di Bandung.
Simak berita update lainnya tentang Bandung dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.liputan6.com
- Gambar Kedua dari www.liputan6.com