Posted in

Aksi Nekat! Pilot Drone Kirim Sabu ke Lapas Bandung, Polisi Langsung Bertindak!

Seorang pilot drone nekat kirim sabu-sabu seberat 25 gram ke Lapas Bandung, dengan cara menjatuhkan narkoba menggunakan drone.

Aksi Nekat! Pilot Drone Kirim Sabu ke Lapas Bandung, Polisi Langsung Bertindak!

Petugas lapas yang sigap merekam kejadian tersebut langsung mengamankan barang bukti dan melaporkan ke polisi. Polresta Bandung segera memburu pilot drone dan pengirim narkoba yang terlibat dalam modus penyelundupan baru ini, menunjukkan langkah cepat aparat dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan lapas. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Bandung.

Kronologi Aksi Nekat Pengiriman Sabu Dengan Drone

Kejadian bermula pada Minggu, 8 Juni 2025, ketika petugas lapas mendeteksi sebuah drone yang melayang memasuki wilayah lapas dan menjatuhkan sebuah bungkusan mencurigakan. Dengan sigap, petugas segera merekam pergerakan drone tersebut dan menunggu saat paket itu dijatuhkan.

Setelah diamankan, bungkusan itu diperiksa dan ditemukan berisi dua paket sabu seberat total 25 gram. Ternyata, paket tersebut merupakan hasil pesanan dari seorang warga binaan lapas berinisial AM atau Alvi Muhammad yang membeli sabu dari seseorang di luar lapas melalui media sosial dengan harga Rp18 juta.

Respon Cepat Polresta Bandung dan Penyidikan untuk Menangkap Pelaku

Polresta Bandung merespons cepat insiden ini dengan melakukan penyelidikan intensif dan memburu pilot drone yang mengoperasikan alat tersebut dari luar lapas. Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menyampaikan bahwa drone langsung kabur sesaat setelah menjatuhkan paket.

Namun pihak kepolisian tengah menganalisis video rekaman dan menerjunkan berbagai upaya untuk mengidentifikasi lokasi peluncuran drone dan pelaku yang bertanggung jawab. Penyidik juga memperdalam pemeriksaan terhadap warga binaan AM, guna memastikan apakah ini aksi tunggal atau bagian dari jaringan penyelundupan narkoba yang lebih besar.

Baca Juga: Gerebek Sabung Ayam di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti dan Pelaku

Tantangan Pengamanan Lapas di Era Teknologi Canggih

Tantangan Pengamanan Lapas di Era Teknologi Canggih

Kejadian ini menyeruhkan perlunya pengamanan yang semakin ketat dan modern di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Ahmad Tohari, mengakui bahwa modus penyelundupan narkoba kini semakin canggih, menggunakan teknologi seperti drone yang tidak mudah dihadang dengan metode konvensional.

Namun, ia meyakinkan bahwa pihaknya telah membekali petugas dengan kesiapsiagaan tinggi serta sistem pengawasan diperkuat demi mencegah celah-celah keamanan yang dapat dimanfaatkan pelaku.

Dampak pada Pemberantasan Narkotika dan Kepolisian

Kasus penyelundupan narkoba menggunakan drone ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergi antara aparat lapas dan kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika. Polresta Bandung telah mengamankan barang bukti dan terus melakukan pengembangan kasus untuk membongkar jaringan yang terkait.

Selain itu, aparat juga mengedepankan tindakan preventif dengan sistem pengawasan teknologi. Dan pelatihan kesiapsiagaan petugas lapas agar mampu menghadapi ancaman baru. Sungguh patut diapresiasi kecepatan reaksi petugas lapas yang sigap merekam dan mengamankan barang bukti. Menunjukkan kesiagaan tinggi dalam menjaga keamanan lapas.

Hukum dan Proses Penegakan Terhadap Pelaku

Pelaku pemesan sabu, AM, yang merupakan warga binaan kasus narkotika, kini dijerat dengan Pasal 114 subs. Pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2023 mengenai penggolongan narkotika.

Proses hukum berjalan intensif untuk memastikan tidak ada celah hukum bagi pelaku dan jaringannya. Sambil memperkuat penegakan hukum dalam pemberantasan narkoba di lembaga pemasyarakatan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga lapas tetap bersih dari peredaran narkotika.

Kesimpulan

Aksi nekat penyelundupan sabu menggunakan drone di Lapas Narkotika Jelekong Bandung mencerminkan tantangan besar bagi pengamanan lembaga pemasyarakatan di era digital. Modus ini membuktikan bahwa pelaku terus berinovasi menggunakan teknologi canggih untuk mengelabui aparat keamanan.

Namun, kesiapsiagaan dan respons cepat dari petugas lapas serta dukungan penuh kepolisian membuktikan bahwa sinergi. Dan teknologi pengawasan yang modern dapat menjadi senjata ampuh untuk menggagalkan kejahatan ini.

Kasus Pilot Drone kirim sabu ini juga mendorong peningkatan sistem keamanan lembaga pemasyarakatan. Agar semakin efektif dalam mencegah masuknya narkotika dan menjaga integritas lapas demi masa depan bangsa yang bebas narkoba.

Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap hanya di INFO KEJADIAN BANDUNG.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari www.metrotvnews.com
  2. Gambar Kedua dari www.jpnn.com