Posted in

Relokasi Teras Cihampelas, PKL Tolak Pindah ke Bawah Flyover Pasupati, Pemkot Bandung Tawarkan Alternatif

Pedagang kaki lima menolak relokasi Teras Cihampelas ke bawah Flyover Pasupati, Pemkot Bandung menawarkan lokasi alternatif.

Pedagang kaki lima menolak relokasi Teras Cihampelas ke bawah Flyover Pasupati

Wacana pembongkaran Teras Cihampelas di Bandung memicu polemik di kalangan pedagang kaki lima (PKL). Rencana relokasi ke bawah Flyover Pasupati ditolak PKL yang khawatir kehilangan pelanggan setia. Pemerintah Kota Bandung, melalui Wali Kota Muhammad Farhan, kini menawarkan lokasi alternatif untuk mengakomodasi keberatan para pedagang.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.

Penolakan Relokasi Dan Kekhawatiran PKL

Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membongkar Teras Cihampelas pada tahun 2026. Sebagai bagian dari rencana tersebut, PKL yang berjualan di area tersebut akan direlokasi. Salah satu lokasi yang diusulkan adalah di bawah Flyover Pasupati, yang diharapkan akan menjadi pusat wisata kuliner baru.

Namun, sejumlah PKL dengan tegas menolak opsi relokasi ini. Mereka khawatir akan kehilangan pelanggan yang selama ini didominasi oleh karyawan toko dan mall di sekitar Teras Cihampelas. Lokasi di bawah Flyover Pasupati dianggap terlalu jauh dan kurang strategis, sehingga berpotensi menurunkan pendapatan mereka secara drastis.

Kekhawatiran ini disampaikan oleh Aan Suherman, seorang PKL penjual nasi dan ayam goreng. Ia merasa akan kehilangan pelanggannya jika harus pindah ke lokasi yang jauh dari jangkauan pembeli setianya. “Langganan saya di sini semua,” ujarnya, mencerminkan ketakutan para pedagang terhadap dampak relokasi.

Upaya Pemkot Bandung Mencari Solusi

Menanggapi penolakan PKL, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa relokasi ini merupakan kesepakatan antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung. Ia memahami kekhawatiran para pedagang, namun menegaskan bahwa pembongkaran Teras Cihampelas akan tetap dilakukan.

Farhan mengungkapkan bahwa selain Flyover Pasupati, Pemkot Bandung telah menyiapkan beberapa pilihan tempat relokasi lainnya yang lebih permanen. Salah satu alternatif yang disebut adalah kawasan Balubur. “Bahwa untuk pedagang kita akan tawarkan beberapa titik lain selain di bawah Flyover Pasupati yang lebih permanen,” jelasnya.

Wali Kota juga mencoba meyakinkan para PKL terkait masalah pelanggan. Ia berpendapat bahwa di mana pun lokasi berjualan di Kota Bandung, akan selalu ramai pembeli. “Soal pelanggan nanti itu tergantung pelanggannya. Di mana pun tempatnya kota Bandung selalu ramai pelanggan,” kata Farhan optimistis.

Baca Juga: Tragedi Pasupati, Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Terjun Warga dan Polisi

Pilihan Alternatif Selain Flyover Pasupati

 Pilihan Alternatif Selain Flyover Pasupati

Pemerintah Kota Bandung tidak hanya terpaku pada satu opsi relokasi. Selain di bawah Flyover Pasupati, opsi lain seperti kawasan Balubur sedang dipertimbangkan untuk para PKL. Hal ini menunjukkan fleksibilitas pemerintah dalam mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Tujuan dari penyediaan alternatif ini adalah untuk memastikan bahwa para PKL tetap memiliki tempat untuk berjualan tanpa harus khawatir kehilangan mata pencarian mereka. Pemkot berharap lokasi-lokasi alternatif ini dapat memberikan kenyamanan dan aksesibilitas yang baik bagi pedagang maupun pelanggan.

Aan Suherman, PKL yang menolak relokasi ke Flyover Pasupati, sebenarnya menginginkan relokasi di area yang tidak terlalu jauh dari Teras Cihampelas. Ia mengakui ada pembahasan untuk relokasi dekat lokasi semula, namun terkendala lahan yang sempit dan tidak memungkinkan menampung semua pedagang.

Masa Depan Teras Cihampelas Dan Nasib PKL

Pembongkaran Teras Cihampelas yang akan dimulai tahun 2026 ini merupakan bagian dari rencana pembangunan dan penataan kota. Meskipun Flyover Pasupati menjadi salah satu opsi utama untuk pusat wisata kuliner, adanya penolakan dari PKL menuntut adanya solusi yang lebih komprehensif.

Keputusan akhir mengenai lokasi relokasi akan sangat menentukan nasib ribuan PKL. Penting bagi pemerintah daerah untuk terus berdialog dan mempertimbangkan masukan dari para pedagang agar solusi yang diambil dapat diterima oleh semua pihak dan tidak merugikan.

Harapannya, melalui pendekatan yang humanis dan solusi yang fleksibel, proses relokasi ini dapat berjalan lancar. Dengan demikian, pembangunan kota dapat terus berjalan, dan kesejahteraan para PKL tetap terjamin di lokasi baru yang strategis.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari jabar.tribunnews.com
  • Gambar Kedua dari jabarprov.go.id