Kebakaran pabrik plastik milik CV Cantik di Jalan Cibolerang, Kota Bandung, masih membara hingga malam hari, menyita perhatian warga sekitar.
Belasan unit damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang sulit dikendalikan karena material plastik yang mudah terbakar dan akses lokasi terbatas. Petugas memanfaatkan sumber air dari solokan sekitar dan seberang tol untuk mempercepat pemadaman.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang ada di bandung hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Asap Hitam Membumbung! Pabrik Plastik Cibolerang Terbakar
Pabrik pengolahan plastik milik CV Cantik di Jalan Cibolerang No 33B, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, terbakar pada Jumat (6/2/2026) sore. Kepulan asap hitam tebal terlihat dari pusat kota, membuat warga panik dan ramai-ramai menyoroti kejadian tersebut.
Kompol Kurniawan, Kapolsek Babakan Ciparay, menyatakan bahwa api masih membara hingga pukul 21.45 WIB. Ia memperlihatkan foto kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) yang menunjukkan kobaran api yang cukup besar, meski sebagian area sudah berhasil dikendalikan.
Insiden ini menjadi perhatian warga karena pabrik terletak di kawasan padat industri dan permukiman, sehingga risiko kebakaran meluas cukup tinggi. Warga sekitar diminta tetap waspada dan menjauhi area pabrik untuk keselamatan mereka.
Puluhan Damkar Dikerahkan Padamkan Kobaran Api
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menyebutkan pihaknya menurunkan belasan unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. “Kita mengerahkan 19 unit pancar dan juga tanki, ditambah bantuan 4 unit pancar dari Kabupaten Bandung,” kata Soni.
Pemadaman menghadapi tantangan karena gudang yang terbakar menyimpan plastik yang mudah terbakar dan luasannya cukup besar. Petugas menggunakan berbagai teknik, termasuk tipol, agar api tidak menjalar ke area pabrik lainnya.
Selain itu, koordinasi antarunit damkar berjalan intensif untuk memastikan suplai air mencukupi. Beberapa petugas juga memanfaatkan sumber air dari solokan di sekitar pabrik, serta memanfaatkan sumber air di seberang tol untuk mempercepat pemadaman.
Baca Juga: Buruh Tambang Kepung Gedung Sate, Tuntut Janji KDM Rp3 Juta Yang Belum Terpenuhi
Kendala Pemadaman dan Risiko Material Plastik
Soni menjelaskan, proses pemadaman mengalami hambatan karena akses menuju gudang cukup sulit. Selain itu, lokasi pabrik memiliki keterbatasan sumber air, membuat petugas harus kreatif dalam menangani kobaran api. “Tidak bisa hanya menggunakan air biasa, kita sudah memadukan dengan tipol,” ujar Soni.
Material plastik yang terbakar menghasilkan api yang tinggi dan sulit dipadamkan, sehingga pemadaman memerlukan waktu dan strategi khusus. Petugas juga mengantisipasi asap hitam yang berpotensi membahayakan warga dan lingkungan sekitar.
Meskipun demikian, pihak damkar tetap optimistis api bisa dikendalikan. Upaya ini dilakukan secara bertahap, sambil memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka serius akibat kebakaran.
Warga Dihimbau Tetap Waspada
Polisi dan petugas damkar meminta warga sekitar pabrik untuk menjauhi lokasi kebakaran dan tidak mengambil risiko. “Keselamatan warga adalah prioritas utama, jadi kami himbau masyarakat tidak mendekat,” jelas Kompol Kurniawan.
Pihak Disdamkarmat juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak pabrik untuk mencegah kebakaran susulan, terutama mengingat sisa material plastik yang mudah terbakar masih tersisa di lokasi.
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar pabrik diimbau untuk menutup ventilasi rumah dan menggunakan masker jika asap masuk. Pihak kepolisian dan damkar akan terus memantau situasi hingga api sepenuhnya padam dan lokasi dinyatakan aman.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com