Wali Kota Bandung menegaskan akan menindak tegas praktik jual beli kursi SPMB 2026 dengan ancaman pidana bagi pelakunya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tegas ancam pidanakan pelaku jual beli kursi dalam SPMB 2026. Pernyataan keras ini respons dugaan praktik curang yang meresahkan orang tua siswa. Farhan tekankan sanksi berat baik penerima maupun pemberi uang agar SPMB transparan dan adil. Ribuan orang tua antri kursi sekolah favorit jadi saksi keresahan tahunan ini.
Temukan berbagai informasi menarik dan terbaru seputar peristiwa terkini untuk menambah wawasan Anda hanya di Info Kejadian Bandung.
Ancaman Sanksi Pidana
“Siapapun yang terindikasi melakukan jual beli kursi akan saya berikan sanksi berat dan langsung dipidana,” tegas Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026). Ia sebut indikasi awal dapatkan peringatan keras, tapi bukti transaksi langsung pidana. Transaksi dianggap korupsi pendidikan yang rugikan generasi muda.
Sanksi tak pilih kasih, baik oknum sekolah maupun orang tua pembeli. Farhan sudah kantongi nama-nama tersangka potensial dari laporan masyarakat. Tim Saber Pungli dan Disdik Bandung selidiki menyeluruh kasus ini. Satgas khusus bentuk dalam 48 jam ke depan.
Pernyataan ini respons pengaduan orang tua soal tawaran kursi Rp5-8 juta. Farhan sebut praktik ini rusak sistem pendidikan negeri. Langkah hukum jadi efek jera jangka panjang. Sidang kilat targetkan Juni 2026.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Langkah Penegakan Hukum
Pemkot bentuk satgas SPMB integritas libatkan polisi, kejaksaan, dan KPK. Semua transaksi digital SPMB terekam blockchain untuk cegah manipulasi. Pelapor dapat reward anonim. Hotline 24 jam aktif mulai besok.
Kepala sekolah SD/SMP negeri dipanggil peringatan langsung. CCTV ruang panitia wajib pasang 24 jam. Data orang tua dan siswa diverifikasi silang real-time. Aplikasi SPMB online wajibkan video call verifikasi.
Satpol PP standby razia dugaan calo kursi di media sosial. Akun jual beli langsung blokir dan lacak pemiliknya. Koordinasi dengan Kominfo pastikan platform patuh. Instagram dan TikTok patroli intensif.
Baca Juga: Mengerikan! Wanita Muda di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Ipar, Ini Kronologinya
Latar Belakang Masalah
Praktik jual beli kursi SPMB Bandung mencuat sejak 2025. Empat SMP negeri diduga libatkan transaksi ilegal Rp5-8 juta per kursi. Orang tua tawarkan uang demi anak masuk sekolah favorit. Media sosial viral chat grup WhatsApp calo kursi.
Kasus 2025 picu investigasi Saber Pungli dan Disdik. Farhan perintahkan audit menyeluruh sistem penerimaan. Hasilnya jadi dasar kebijakan SPMB 2026 yang lebih ketat. Empat kepala sekolah kena sanksi administratif.
Orang tua kritis kesulitan dapat kursi di sekolah unggulan. Sistem zonasi dan prestasi dinilai tak adil. Praktik ilegal jadi solusi instan meski berisiko hukum berat. Rata-rata 30 orang tua lapor per minggu.
Dampak dan Respons Publik
Masyarakat apresiasi sikap tegas Farhan lawan mafia pendidikan. Orang tua murid harap SPMB 2026 bebas pungli total. Media sosial ramai dukung kampanye #SPMBAdil. Trending topic nasional dalam 24 jam.
Guru besar pendidikan UI sebut sanksi pidana efektif bersihkan sistem. Psikolog anak ingatkan dampak trauma ketidakadilan pada siswa calon murid. Transparansi jadi kunci utama. Forum orang tua bentuk advokasi mandiri.
Ke depan, Bandung jadi model nasional SPMB bersih. Menteri Pendidikan diminta replikasi ke kota lain. Sukses Farhan tingkatkan citra pendidikan negeri berkualitas. Workshop nasional rencanakan Oktober 2026.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari metrotvnews.com
Gambar Kedua dari rri.co.id