Banjir yang merendam jalan menuju GBLA Bandung selama tiga hari menyebabkan akses terganggu dan aktivitas masyarakat sekitar terhambat signifikan.
Jalan SOR GBLA di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, lumpuh akibat banjir sejak Minggu dini hari (12/4/2026). Genangan setinggi betis menghambat akses menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan Masjid Al-Jabbar. Luapan Sungai Cinambo akibat hujan deras membuat warga, terutama pengendara ojek online, terdampak.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Kronologi Banjir Yang Melumpuhkan Akses GBLA
Banjir melanda Jalan SOR GBLA akibat hujan ekstrem Sabtu malam (11/4/2026), picu luapan Sungai Cinambo sejak Minggu dini hari. Genangan awal 30 cm cepat naik jadi 60 cm sepanjang 2 km dari Derwati ke GBLA. Lalu lintas lumpuh total, puluhan motor mogok terendam air keruh.
Pantauan Senin (13/4/2026), air masih setinggi betis di titik terdalam Kelurahan Rancanumpang. Pengendara roda empat berjuang, tapi motor ojek online jadi korban utama. Jajang (35), warga Cileunyi, dorong motor mati sejauh 200 meter, capek dorong satu jam.
Warga sebut genangan ubah jalan raya jadi sungai dadakan, lumpur dan sampah menyumbat saluran. Akses GBLA dari Gedebage terganggu, bobotoh Persib antisipasi putar arah via Jalan Gedebage. Kondisi bertahan hingga hari ketiga picu kemarahan publik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Utama dan Faktor Pemicu Banjir
Luapan Sungai Cinambo jadi biang kerok utama akibat curah hujan melebihi kapasitas normal. Fenomena backwater tambah parah genangan, air sungai balik ke jalan karena drainase buruk. Sampah plastik menyumbat gorong-gorong sepanjang 2 km.
DSDABM Kota Bandung konfirmasi volume air luar biasa sejak malam Sabtu. Rumah pompa siaga sejak pukul 00.00 WIB, tapi debit masuk lebih cepat dari kapasitas pompa. Longsor kecil di bantaran sungai hambat aliran normal ke laut.
Pemukiman padat dan minim resapan air di Gedebage jadi faktor struktural. Hujan intensitas tinggi khas April 2026, ditambah musim peralihan, ciptakan combo banjir bandang. Warga soroti normalisasi sungai terhambat anggaran terbatas Pemkot.
Baca Juga: HEBOH! Citarum Meluap, Dayeuhkolot Bandung Terendam Banjir Hingga 1,6 Meter
Dampak Serius Bagi Warga dan Aktivitas Harian
Pengemudi ojek online paling terpukul, puluhan motor mogok sehari-hari pakai jalur SOR GBLA. Yogi, warga lokal, lapor genangan Gerbang Merah GBLA masih setinggi lutut. Pendapatan harian anjlok 70%, terpaksa cari rute alternatif membingungkan.
Akses ke Masjid Al-Jabbar dan GBLA terganggu, bobotoh Persib vs Bali antisipasi keterlambatan. Sekolah dan kantor di Rancabolang alami macet parah, siswa telat masuk. Ekonomi UMKM pinggir jalan lumpuh, dagang kaki lima tutup sementara.
Warga Rancanumpang gelar aksi damai minta pompa air tambahan. Trauma banjir 2025 terulang, rumah pinggir jalan rawan masuk air. Solidaritas tetangga tinggi, saling bantu dorong motor dan bagi sepeda pinjam sementara.
Respons Pemerintah dan Solusi Jangka Panjang
Kepala DSDABM Rizki Kusrulyadi klaim tim pompa kerja nonstop sejak Minggu dini hari, tapi volume hujan ekstrem sulit dikendalikan. Alat berat siaga normalisasi drainase, target kering 24 jam ke depan. Koordinasi dengan BMKG pantau prakiraan hujan.
Pemkot Bandung rencana tender normalisasi Sungai Cinambo Rp50 miliar tahun 2026. Program resapan air tanah dan taman kota dipercepat di Gedebage. Warga diminta buang sampah terpilah, razia truk tambang batang sungai digencarkan.
DPRD Bandung desak audit drainase 11 titik rawan, tambah pompa portable di SOR GBLA. Kampanye “Bandung Anti Sampah Sungai” digelar RW setempat. Solusi permanen: flyover kecil atau terowongan drainase, wujudkan GBLA akses bebas banjir.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari news.detik.com
Gambar Kedua dari cirebon.tribunnews.com