Tiket kereta dari Bandung untuk mudik Lebaran 2026 terjual habis, membuat ribuan pemudik panik mencari alternatif.
Antusiasme mudik Lebaran 2026 sudah terasa di wilayah KAI Daop 2 Bandung. Lebih dari separuh kursi telah terjual jauh sebelum Idul Fitri. Data menunjukkan lonjakan penjualan tiket signifikan, menandakan masyarakat mempersiapkan mudik lebih awal. Kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan utama.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Penjualan Tiket Melonjak Drastis
Dari total 345.840 kursi yang disiapkan KAI Daop 2 Bandung untuk mudik Lebaran 11 Maret–1 April 2026, sebanyak 178.772 tiket telah terjual. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api. Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut keterisian sudah mencapai sekitar 53 persen dari total tempat duduk.
Data ini menunjukkan bahwa separuh lebih kapasitas angkut kereta api telah terisi. Meskipun Lebaran masih beberapa waktu lagi, tren pemesanan tiket yang begitu cepat mengindikasikan antisipasi masyarakat yang sangat tinggi. Mereka tidak ingin ketinggalan momen mudik bersama keluarga.
Kuswardojo memprediksi bahwa angka penjualan tiket ini akan terus meroket seiring mendekatnya puncak arus mudik. Hal ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan mereka.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Puncak Arus Mudik Diprediksi Dekati Lebaran
Okupansi tiket yang telah menembus angka 53 persen pada awal Maret ini merupakan sinyal kuat. Ini menandakan bahwa lonjakan penumpang akan terjadi secara signifikan pada pekan terakhir sebelum Lebaran. Masyarakat tampaknya memanfaatkan fleksibilitas yang ada untuk merencanakan perjalanan mudik.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah turut berkontribusi pada fenomena ini. Fleksibilitas kerja memungkinkan masyarakat untuk mengatur jadwal mudik mereka dengan lebih leluasa. Akibatnya, pemesanan tiket dilakukan jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan.
Kuswardojo mengingatkan calon penumpang agar tidak menunda pemesanan tiket. Rute-rute favorit berpotensi ludes dalam waktu singkat. “Dikhawatirkan, menjelang mendekati hari H tiket-tiket favorit habis,” ujarnya, menggarisbawahi urgensi pemesanan dini.
Baca Juga: Bandung Dilanda Badai, Pohon Raksasa Jatuh Menimpa Mobil Warga
Jawa Tengah Dan Jawa Timur Jadi Magnet Utama
Data sementara menunjukkan bahwa arus mudik dari Bandung dan sekitarnya masih didominasi oleh tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kedua provinsi ini selalu menjadi destinasi favorit bagi pemudik dari Bandung, mungkin karena ikatan keluarga dan budaya yang kuat.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi, Daop 2 KAI telah mengambil langkah proaktif. Mereka mengoperasikan empat perjalanan Kereta Api (KA) tambahan. Langkah ini diharapkan dapat mengakomodasi permintaan yang tinggi dan mengurangi penumpukan penumpang.
Empat perjalanan tambahan tersebut antara lain dua kereta dari Bandung menuju Solo Balapan, satu dari Kiaracondong ke Kutoarjo, dan satu lagi dari Kiaracondong menuju Surabaya Gubeng. Penambahan rute-rute ini menunjukkan fokus pada destinasi favorit untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Tiga Rute Favorit Sudah Ludes Terjual
Meski arus mudik belum memasuki fase puncak, sejumlah perjalanan tertentu sudah habis terjual sepenuhnya. Ini menunjukkan popularitas beberapa rute yang sangat tinggi di kalangan pemudik. Di antara rute yang sudah ludes adalah KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar.
Selain itu, tiket untuk KA Kutojaya relasi Kiaracondong-Kutoarjo juga sudah tidak tersedia lagi. Satu perjalanan KA tambahan dengan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng untuk periode 11 Maret hingga 1 April juga telah habis terjual. Ini menegaskan bahwa rute-rute ini adalah primadona mudik.
Meskipun demikian, KAI memastikan bahwa masih banyak pilihan perjalanan lain yang tersedia bagi masyarakat yang ingin pulang kampung. Kuswardojo menyoroti peluang yang diberikan oleh kebijakan WFA, yang memungkinkan pemudik untuk memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari pasjabar.com