Wali Kota Bandung menyiapkan program spesial selama Ramadan 2026 untuk memakmurkan Masjid Raya dengan berbagai kegiatan menarik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyiapkan agenda khusus untuk memakmurkan Masjid Raya Bandung selama Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan setelah Pemprov Jabar menghentikan dukungan operasional masjid. Inisiatif Farhan diharapkan menghidupkan kembali aktivitas keagamaan dan sosial, menjadikan Masjid Raya pusat kegiatan umat Islam di Bandung.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Polemik Penghentian Dukungan Operasional Masjid Raya
Keputusan Pemprov Jabar untuk menghentikan dukungan operasional Masjid Raya Bandung sebelumnya menimbulkan polemik. Alasan di balik keputusan ini adalah bahwa Masjid Raya Bandung tidak tercatat sebagai aset milik Pemprov Jabar. Akibatnya, seluruh dukungan finansial, termasuk gaji 23 staf yang bekerja melalui skema alih daya, ditarik.
Menanggapi situasi ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tidak tinggal diam. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan Masjid Raya tetap berfungsi optimal, terutama karena lokasinya yang strategis di depan rumah dinasnya. Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung tidak akan membiarkan kondisi masjid terbengkalai.
Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan Farhan, status masjid dan tanahnya merupakan wakaf dan telah memiliki pengelola. Oleh karena itu, para pengelola memiliki kewajiban moral dan agama untuk memastikan Masjid Agung memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat. Pemkot Bandung siap mendukung upaya tersebut.
Rencana Makmurkan Masjid Raya Selama Ramadan 2026
Untuk memakmurkan Masjid Raya Bandung selama bulan Ramadan 2026, Muhammad Farhan telah merancang berbagai kegiatan menarik. Salah satu agenda utamanya adalah penyelenggaraan acara buka puasa bersama (bukber) setiap hari bagi warga. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dan jamaah.
Selain menjadi ajang silaturahmi, acara buka puasa bersama ini juga dirancang untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar kawasan Alun-alun Bandung. Dengan adanya keramaian buka puasa, para pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh peningkatan pendapatan, sehingga tercipta simbiosis mutualisme antara masjid dan ekonomi lokal.
Farhan menjelaskan estimasi awal buka puasa bersama ini akan melayani sekitar 100 orang, dengan anggaran dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Ia juga membuka peluang bagi donatur yang ingin berpartisipasi, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati hidangan buka puasa bersama.
Baca Juga: Api Mengamuk di Permukiman Bandung, Rumah Hangus Tanpa Korban Jiwa
Potensi Pengelolaan Lahan Parkir Dan Dukungan Komunitas
Terkait pengelolaan lahan parkir di Masjid Raya Bandung, Farhan memastikan akan melakukan pembahasan lebih lanjut. Ia menjelaskan bahwa semua area parkir harus dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Hal ini untuk memastikan pengelolaan yang teratur dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dengan adanya diskusi ini, diharapkan akan ditemukan solusi terbaik untuk pengelolaan parkir yang dapat mendukung kegiatan masjid dan juga memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah. Farhan berkomitmen untuk menindaklanjuti hal ini demi kepentingan bersama.
Inisiatif Farhan ini menunjukkan kepedulian Pemerintah Kota Bandung terhadap keberlangsungan dan kemakmuran Masjid Raya. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan UMKM, diharapkan Masjid Raya Bandung dapat kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi yang ramai.
Komitmen Untuk Umat Dan UMKM Lokal
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya untuk memastikan Masjid Raya Bandung terus memberikan manfaat bagi umat. Dengan berbagai program yang telah disiapkan, diharapkan suasana Ramadan 2026 di Masjid Raya akan lebih semarak dan penuh berkah.
Langkah ini juga merupakan bentuk dukungan nyata Pemkot Bandung terhadap UMKM di kawasan Alun-alun. Dengan mengintegrasikan kegiatan keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi lokal, Farhan berharap dapat menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.
Inisiatif Farhan untuk memakmurkan masjid ini bukan hanya tentang kegiatan keagamaan, tetapi juga tentang pembangunan komunitas dan ekonomi lokal. Ini adalah upaya konkret untuk memastikan Masjid Raya Bandung tetap menjadi ikon kota yang berfungsi maksimal bagi warganya.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jabar.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari detik.com