Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan kesiapannya memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Farhan menyatakan akan kooperatif jika diminta oleh penyidik Kejaksaan Negeri Bandung, meski hingga kini belum menerima surat pemanggilan resmi. Ia menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan, memastikan transparansi.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang ada di bandung hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Wali Kota Bandung Siap Taat Proses Hukum
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya untuk patuh dan menghormati seluruh proses penegakan hukum terkait kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Kasus tersebut menyeret nama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung.
Farhan menyatakan dirinya siap bersikap kooperatif apabila diminta memberikan keterangan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, keterbukaan dan kepatuhan terhadap hukum merupakan bagian penting dari tanggung jawab sebagai kepala daerah. Sikap ini, kata Farhan, juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan.
“Tentu saya akan menghormati dan kooperatif jika keterangan dibutuhkan,” ujar Farhan dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (29/1/2026). Ia menekankan bahwa proses hukum harus berjalan tanpa intervensi dan semua pihak wajib menghormati kewenangan aparat penegak hukum.
Panggilan Kejari Belum Diterima Farhan
Meski menyatakan siap memberikan keterangan, Farhan mengaku hingga saat ini belum menerima surat pemanggilan resmi dari Kejari Kota Bandung. Ia menegaskan tidak akan menghindar jika nantinya diminta hadir untuk memberikan klarifikasi atau kesaksian terkait perkara tersebut.
Sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkot Bandung, Farhan menilai wajar jika dirinya dimintai keterangan dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang terjadi di instansi yang dipimpinnya. Menurutnya, posisi sebagai wali kota membawa tanggung jawab moral dan administratif atas seluruh jalannya pemerintahan.
“Penegak hukum memiliki hak dan kewenangan untuk memanggil siapa saja yang dianggap memiliki keterkaitan dalam perkara. Itu yang harus dihormati,” jelas Farhan. Ia berharap proses hukum dapat berjalan profesional dan objektif demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Baca Juga: Bandung Dingin 19 Derajat, Waspada Hujan Mengguyur Kota!
Wawalkot dan Anggota DPRD Terseret Kasus
Sebelumnya, Kejari Kota Bandung menetapkan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemkot Bandung pada tahun 2025. Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang dinilai cukup.
Selain Erwin, Kejari Kota Bandung juga menetapkan Anggota DPRD Kota Bandung sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dalam perkara yang sama. Keduanya diduga memiliki peran dalam pengaturan proyek di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan, mengungkapkan bahwa para tersangka diduga menyalahgunakan kekuasaan dengan meminta proyek kepada beberapa SKPD serta mengatur penunjukan penyedia. “Penyidikan masih terus berkembang dan membuka peluang adanya tersangka lain,” kata Irfan.
Kasus Ini Jadi Perhatian Publik
Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang ini menjadi perhatian luas masyarakat karena melibatkan dua pejabat publik strategis di Kota Bandung. Publik menilai perkara ini sebagai ujian serius bagi komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik penyimpangan.
Pengamat kebijakan publik menilai transparansi dan keterbukaan informasi sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat tidak semakin terkikis. Proses hukum yang tegas dan adil diharapkan mampu memberikan efek jera serta memperbaiki sistem pengawasan internal di lingkungan pemerintahan daerah.
Sementara itu, Farhan menegaskan bahwa roda pemerintahan Kota Bandung tetap berjalan normal di tengah proses hukum yang berlangsung. Ia memastikan pelayanan publik tidak akan terganggu dan seluruh jajaran Pemkot diminta tetap fokus bekerja serta menjaga integritas demi kepentingan masyarakat.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bandung.kompas.com
- Gambar Kedua dari liputan6.com