Pemerintah Kota Bandung segera mengerahkan tim penyelamat gabungan untuk menangani longsor Cisarua, sementara puluhan korban masih hilang.
Bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu, 24 Januari 2026, menimbulkan duka mendalam. Pemerintah Kota Bandung mengirim tim gabungan dari berbagai dinas untuk penanganan darurat dan pemulihan pascabencana. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan logistik dan pencarian korban yang hilang.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Pemkot Bandung Kirim Bantuan Tim Gabungan
Pemerintah Kota Bandung segera merespons bencana longsor di Cisarua dengan menerjunkan petugas dari tiga dinas penting, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat), Dinas Sosial (Dinsos), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung. Langkah cepat ini bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan pihaknya berkoordinasi intensif dengan Pemkab Bandung Barat untuk memastikan kebutuhan mendesak korban longsor terpenuhi, terutama bantuan logistik bagi yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencarian.
“Kami masih berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan, terutama bantuan logistik bagi para korban longsor,” ujar Farhan. Pemkot Bandung berkomitmen untuk mengirimkan berbagai kebutuhan darurat dan mendukung upaya pemulihan pascabencana.
Fokus Utama Penanganan Dan Ajakan Relawan
Fokus utama dalam koordinasi penanganan longsor ini adalah pemenuhan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak. Ini mencakup makanan, pakaian, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan medis. Pemkot Bandung berupaya memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara efektif dan tepat sasaran kepada masyarakat.
Selain itu, Wali Kota Farhan juga mengajak para relawan untuk turut serta membantu proses penanganan dan pendampingan korban. Keterlibatan masyarakat sipil sangat penting dalam mempercepat proses evakuasi dan pemulihan. Semangat gotong royong diharapkan dapat meringankan beban para korban longsor.
“Kami mengajak seluruh elemen untuk bergotong royong, mengulurkan tangan, dan mengirimkan bantuan yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang terdampak longsor,” tutur Farhan. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat bencana ini.
Baca Juga: Tragedi Maut Di Bandung! Perempuan Muda Tewas Terlindas Bus
Puluhan Korban Masih Hilang Dan Tantangan Pencarian
Data sementara dari tim SAR gabungan menunjukkan bahwa korban yang dilaporkan hilang di kawasan longsoran mencapai 84 orang. Hingga saat ini, tim SAR baru berhasil menemukan 9 orang dalam kondisi meninggal dunia. Angka ini menunjukkan skala bencana yang cukup besar dan kebutuhan akan upaya pencarian yang lebih intensif.
Kondisi medan pencarian sangat menantang. Material longsoran di Desa Pasirlangu didominasi oleh tanah lunak yang bercampur air. Hal ini menyulitkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban secara efektif. Kondisi ini juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan metode pencarian yang akan digunakan.
Area pencarian korban sangat luas, membentang sekitar tiga kilometer dari mahkota longsoran ke hilir. Dampak longsor lebar membuat petugas gabungan bekerja ekstra hati-hati. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, menyatakan dari 113 terdampak, baru delapan korban ditemukan, tujuh sudah teridentifikasi.
Upaya Pemulihan Dan Harapan Masyarakat
Pemkot Bandung tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan pascabencana. Berbagai bantuan akan terus dikirimkan untuk membantu warga membangun kembali kehidupan mereka. Proses ini membutuhkan waktu dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Selain bantuan material, dukungan psikologis bagi korban juga sangat dibutuhkan. Trauma akibat kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal dapat berdampak jangka panjang. Oleh karena itu, pendampingan bagi para korban akan menjadi bagian penting dari upaya pemulihan.
Diharapkan, dengan sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan seluruh elemen masyarakat, dampak bencana longsor ini dapat segera tertangani. Upaya pencarian korban terus dilakukan, dengan harapan dapat menemukan lebih banyak korban. Solidaritas menjadi kunci dalam menghadapi musibah ini.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jabar.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com