Bandung memulai revolusi transportasi dengan pembangunan 27 halte BRT, ditargetkan selesai akhir 2026, meningkatkan mobilitas warga.
Kota Bandung bersiap menyambut era baru transportasi publik dengan pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT). Inisiatif ini bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan efisiensi dan kenyamanan mobilitas warga. Dengan target selesai akhir 2026, proyek diharapkan mengurai kemacetan dan menghadirkan transportasi massal modern bagi warga Bandung Raya.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Pembangunan Halte BRT Dimulai
Pemerintah Kota Bandung secara resmi telah memulai pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) di 27 titik strategis. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Angkutan Massal Indonesia (MASTRAN) di bawah naungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (DJPD), menegaskan komitmen untuk transformasi transportasi.
BRT dirancang sebagai sistem transportasi umum massal berbasis bus yang mengedepankan kecepatan, keandalan, keamanan, dan efisiensi. Sistem ini akan melayani wilayah Cekungan Bandung, mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.
Total 232 titik halte BRT akan dibangun di Kota Bandung dari keseluruhan 356 titik di wilayah Cekungan Bandung. Pembangunan 27 halte awal ini menjadi fondasi penting bagi jaringan transportasi yang lebih luas dan terintegrasi di masa depan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Tiga Jenis Halte Dan Lokasi Strategis
Dinas Perhubungan Kota Bandung merencanakan tiga jenis halte BRT untuk melayani berbagai kebutuhan. Tipe pertama adalah 172 bus pole, berfungsi sebagai penanda sederhana. Kemudian, 80 titik small shelter yang menyediakan fasilitas dasar, dan 4 titik big shelter yang akan menjadi pusat layanan.
Empat halte berukuran besar (big shelter) akan ditempatkan di lokasi-lokat strategis. Lokasi tersebut meliputi Stasiun Hall Bandung, Jalan Merdeka, Summarecon Mall Bandung, dan Stasiun Kiaracondong, untuk memaksimalkan aksesibilitas bagi penumpang.
Distribusi halte juga memperhatikan status jalan: 38 titik berada di jalan nasional, 45 di jalan provinsi, dan 149 di jalan kota. Penempatan ini menunjukkan perencanaan yang komprehensif untuk menjangkau seluruh area vital di Kota Bandung.
Baca Juga: Ramai Diperbincangkan! Menu MBG Mi Instan-Pisang di Bandung Picu Teguran Bupati
Halte On-Corridor Dan Off-Corridor
Selain halte off-corridor yang bercampur dengan lalu lintas umum, akan dibangun juga halte on-corridor. Halte on-corridor ini berjumlah 37 titik dan akan memiliki jalur khusus yang terpisah menggunakan separator, serupa dengan sistem busway yang telah dikenal.
Ferlian Hadi, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bandung, menjelaskan perbedaan esensial ini. Halte on-corridor menawarkan jalur eksklusif untuk BRT, memastikan perjalanan yang lebih cepat dan bebas hambatan.
Sementara itu, halte off-corridor akan menggunakan konsep mix traffic, berbaur dengan kendaraan lain. Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas dan jangkauan yang lebih luas, mengakomodasi kebutuhan transportasi di berbagai jenis jalan dan kepadatan lalu lintas.
Progres Pembangunan Dan Area Sasaran Awal
Saat ini, sudah ada 27 titik halte off-corridor yang progres pembangunannya telah dimulai. Pengerjaan ini menandai kemajuan signifikan dalam mewujudkan sistem BRT di Kota Bandung.
Beberapa lokasi awal pembangunan halte tersebut meliputi kawasan Jalan Soekarno-Hatta, sekitar Stadion GBLA, Jalan Ramdan, BKR, Wastukancana, Dago, serta Jalan Merdeka. Pemilihan lokasi ini mencakup area-area padat penduduk dan pusat aktivitas kota.
Target penyelesaian proyek pembangunan halte BRT ini adalah akhir tahun 2026. Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan Kota Bandung akan memiliki sistem transportasi massal yang lebih terstruktur dan efisien, mendukung mobilitas warganya.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jabar.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari ulasbandung.com