Lonjakan pemudik terjadi drastis saat H-3 Lebaran, membuat Stasiun Bandung dipadati penumpang lokal yang hendak pulang kampung.
Stasiun KA Bandung dipadati pemudik lokal dan jarak jauh pada H-3 Lebaran 1447 H/2026, terutama di Pintu Selatan oleh penumpang Commuter Line. Suasana hiruk-pikuk terjadi Rabu (18/3/2026), saat warga bersiap mudik ke Cicalengka, Garut, dan sekitarnya. KAI Commuter memproyeksikan peningkatan penumpang 2% dari tahun lalu dengan total 1.366.000 pengguna.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Suasana Keramaian Stasiun
Pintu Selatan Stasiun Bandung penuh sesak pemudik lokal sejak pagi. Penumpang bawa tas besar, berdesakan beli tiket Commuter Line. Budi dan Imas, pedagang Pasar Ciroyom, mudik ke Cicalengka meski hanya 1 jam perjalanan. “Jarang pulang karena sibuk jualan,” ujar Budi. Antrean tiket panjang hingga peron.
Antrean tiket dan boarding pass panjang, petugas KAI layani ramah. Keluarga lengkap dominasi, anak-anak excited pulang kampung. Pintu masuk dipisah KA lokal dan jarak jauh sejak 16 Maret untuk kelancaran. Total 6.200 penumpang keluar Stasiun Bandung hari itu saja.
Puncak arus mudik KA lokal prediksi H+1 Lebaran karena wisatawan. Stasiun sediakan posko kesehatan, mushola, dan P3K gratis. Penumpang patuh protokol jaga jarak. Okupansi tiket nasional capai 78% dari 345.840 kursi tersedia.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Cerita Pemudik Lokal
Budi dan Imas tutup lapak lauk mateng sejak H-3, rencana balik Lebaran ketiga. “Hari ini sampai Lebaran kedua nggak jualan, nanti balik lagi,” tambahnya. Perjalanan Bandung-Cicalengka murah Rp10 ribu, hemat hindari macet. Total 94.415 pemudik kumulatif dari Daop 2 hingga 16 Maret.
Pemudik lokal pilih kereta karena praktis, tak was-was parkir. Ibu-ibu bawa bekal nasi dan lauk, anak-anak main di peron sambil tunggu kereta. Tiket Commuter Line Bandung Raya laris 37 perjalanan/hari. Tujuan utama Cicalengka 69.592 penumpang selama Lebaran.
Mayoritas tujuan Cicalengka, Padalarang, Garut dekat wisata. Harga tiket ekonomis Rp5-20 ribu bikin kelas menengah bawah pilih KA daripada bus. Prediksi puncak 18 Maret bersamaan libur Nyepi tambah membludak.
Baca Juga: Tragedi di Bandung! Rumah Ambruk Timpa 3 Warga, Satu Luka Parah, Begini Kronologinya
Operasional KAI Commuter
VP Karina Amanda jelaskan masa angkutan 11 Maret-1 April, posko terpadu 13-30 Maret. Total 1.254 perjalanan, Bandung Raya 37, Walahar 10, Garut 4, Jatiluhur 6 per hari. Target 1.366.000 penumpang naik dari 1.338.000 tahun lalu. Tiket terjual 270.762 hingga 16 Maret.
Peningkatan 2% akibat tiket ludes cepat, terutama KA Pangrango 75% okupansi. Stasiun Bandung catat 98.766 pengguna tertinggi selama Lebaran. Layanan tambahan cegah overcapacity. Daop 2 Bandung keberangkatan 92 ribu tiket total.
Puncak balik mudik H+7, KA lokal padat wisata Braga, Cipanas. Pengguna Commuter Line Jatiluhur 149.467 orang, Cicalengka 69.592. Strategi tambah frekuensi 10% efektif layani lonjakan.
Strategi Pengamanan Dan Fasilitas
KAI sediakan 730 ribu tiket terjual nasional, Daop 2 Bandung 92 ribu keberangkatan. Akses masuk terpisah hindari bentrok lokal-jauh. Petugas keamanan TNI-Polri jaga peron. 16.128 penumpang keluar Daop 2 pada H-5 saja.
Fasilitas lengkap, posko mudik, ambulans, toilet bersih, WiFi gratis. Edukasi beli tiket online KAI Access kurangi antrean. Penumpang patuh check-in 30 menit sebelum. Posko terpadu 18 hari pantau real-time.
Posko terpadu 18 hari pantau kenaikan 2%, promo tiket wisata murah. Pemudik lokal apresiasi kelancaran, Bandung jadi hub mudik Jawa Barat efektif. Imbauan disiplin jadwal cegah keterlambatan.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari detik.com
Gambar Kedua dari detik.com