Posted in

Antara Hunian Murah Dan Penolakan Warga, Kisruh Rusunami Sadang Serang

Pemkot Bandung berencana membangun Rusunami di Sadang Serang, memicu penolakan warga yang khawatir hilangnya area bermain.

Pemkot Bandung berencana membangun Rusunami di Sadang Serang

Pemkot Bandung menghadapi penolakan warga terkait rencana pembangunan Rusunami di Sadang Serang. Kekhawatiran muncul soal hilangnya area bermain dan dominasi pendatang. Pemkot menegaskan proyek ini bagian dari arahan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.

Rencana Pembangunan Rusunami di Sadang Serang

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung mengonfirmasi rencana pembangunan Rusunami di lahan seluas 3.456 meter persegi di Kampung Pasirkaliki Barat, RT 10/15, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong. Lahan ini, yang sering dijadikan tempat bermain sepak bola oleh warga, akan dialihfungsikan sebagian untuk proyek ini.

Kepala DPKP Kota Bandung, Luthfi Firdaus, menjelaskan bahwa lahan tersebut sebenarnya bukan lapangan sepak bola resmi, melainkan sering digunakan warga sebagai area bermain. Ia juga menekankan bahwa tidak seluruh lahan akan dibangun Rusunami, melainkan akan mematuhi ketentuan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Sekitar 40 persen dari total lahan akan dialokasikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), menunjukkan komitmen Pemkot untuk tetap menyediakan area hijau bagi warga. Pembangunan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, dengan pendanaan yang akan ditanggung oleh pihak swasta.

Keresahan Warga Dan Pertanyaan Mengenai Penghuni

Warga sekitar, seperti Kinkin (50), yang telah tinggal di kampung tersebut sejak 1973, mengungkapkan keberatannya. Mereka khawatir akan kehilangan area bermain yang selama ini dimanfaatkan secara turun-temurun, dari kebun kosong menjadi lapangan sepak bola dan area terbuka untuk komunitas.

Kinkin juga mempertanyakan siapa yang akan menghuni Rusunami tersebut. Pengalamannya dengan rumah susun lain di daerahnya menunjukkan bahwa sebagian besar penghuninya adalah pendatang, bukan warga asli. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa manfaat proyek tidak akan sepenuhnya dirasakan oleh komunitas lokal.

Meskipun ada beberapa warga lokal yang menghuni rusun sebelumnya, jumlahnya tidak signifikan. Kinkin berharap jika proyek ini tetap berjalan, warga setempat dapat diprioritaskan tanpa proses yang mempersulit. Ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses hunian yang layak di lingkungan mereka sendiri.

Baca Juga: Puncak Bogor Porak-poranda! Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir

Proses Dan Tahapan Pembangunan Yang Panjang

 Proses Dan Tahapan Pembangunan Yang Panjang

Luthfi Firdaus menjelaskan bahwa proyek pembangunan Rusunami ini masih dalam tahap survei dan perencanaan. Meskipun lahan telah dimiliki oleh Pemkot Bandung, proses perizinan masih membutuhkan waktu untuk diselesaikan, terutama karena permintaan percepatan dari kementerian terkait.

Setelah survei selesai, langkah selanjutnya adalah sosialisasi kepada warga sekitar. Tahap ini sangat penting untuk mendengarkan masukan dan menjelaskan detail proyek kepada masyarakat yang terdampak. Sosialisasi ini juga akan menjadi momen untuk mengelola ekspektasi dan kekhawatiran warga.

Finalisasi skema keuangan dan perencanaan detail akan dilakukan setelah sosialisasi. Luthfi menegaskan bahwa proses ini masih panjang dan sangat tergantung pada koordinasi serta arahan dari pemerintah pusat. Ini menunjukkan bahwa proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang dan melibatkan berbagai pihak.

Komitmen Pemkot Bandung Terhadap Tata Ruang Dan Kebutuhan Hunian

Pemkot Bandung berkomitmen untuk mematuhi ketentuan tata ruang dalam pembangunan Rusunami ini. Pengalokasian 40 persen lahan untuk RTH adalah salah satu bukti komitmen tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan menyediakan fasilitas publik yang memadai.

Meskipun menghadapi penolakan, Pemkot Bandung tetap melihat proyek ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk menyediakan akses perumahan yang terjangkau.

Dengan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan, Pemkot Bandung berharap dapat menemukan solusi terbaik. Pembangunan Rusunami ini diharapkan dapat berjalan lancar sambil tetap mempertimbangkan aspirasi dan kesejahteraan warga Sadang Serang.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Bandung yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Bandung.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari ulasbandung.com
  • Gambar Kedua dari detik.com
Analisis Ekosistem Digital Menyoroti Langkah Inovatif PG Soft dalam Mengembangkan Layanan Interaktif Berbasis TeknologiDinamika Platform Interaktif Membuka Wawasan Baru Mengenai Evolusi Mahjong Wins 3 melalui Pendekatan Sistem Digital TerpaduModernisasi Sistem Informasi Membentuk Arah Baru Perkembangan Mahjong Ways melalui Integrasi Teknologi Digital yang AdaptifPeta Perkembangan Teknologi Modern Menempatkan Mahjong Ways dalam Arus Perubahan Ekosistem Digital yang Terus BertumbuhPerjalanan Inovasi PG Soft Menjadi Sorotan dalam Kajian Transformasi Teknologi Berbasis Data dan Komputasi ModernPerubahan Lanskap Komputasi Menghubungkan Mahjong Wins 2 dengan Pendekatan Digital yang Lebih Efisien dan TerukurImplementasi Arsitektur Digital Mengubah Perspektif terhadap Mahjong Wins 2 dalam Mendukung Pengalaman Interaktif Masa KiniKonsep Data Intelligence Mengulas Perjalanan Mahjong Ways melalui Evolusi Infrastruktur Teknologi yang Semakin FleksibelKolaborasi Big Data dan Sistem Adaptif Menggambarkan Perubahan Mahjong Ways pada Lanskap Teknologi Digital BerkelanjutanPendekatan Sistem Terintegrasi Menggambarkan Transformasi Gates of Olympus dalam Perspektif Perkembangan Platform DigitalRekayasa Teknologi Modern Menempatkan Mahjong Wins 3 sebagai Bagian dari Evolusi Pengalaman Digital Berbasis InformasiTelaah Komputasi Modern Menyoroti Efisiensi Infrastruktur PG Soft dalam Menghadapi Dinamika Industri Hiburan DigitalPengembangan Kerangka Informasi Digital Membawa Gates of Olympus Memasuki Era Baru Platform Interaktif Berbasis TeknologiHarmonisasi Infrastruktur Digital Menjadi Landasan Perkembangan PG Soft dalam Menghadirkan Sistem Visual yang Lebih AdaptifKajian Dinamika Teknologi Menjelaskan Perubahan Sweet Bonanza Super Scatter melalui Perspektif Inovasi Digital KontemporerDinamika Visual Adaptif Menjadi Bagian Penting dalam Evolusi Sweet Bonanza Super Scatter di Tengah Perubahan DigitalOptimalisasi Sistem Komputasi Menghasilkan Sudut Pandang Baru terhadap Wild Bandito melalui Pendekatan Analisis TerstrukturStruktur Informasi Berbasis Analitik Membentuk Cara Baru Memahami Wild Bandito dalam Perkembangan Ekosistem Hiburan DigitalTransformasi Platform Berorientasi Data Mengulas Mahjong Ways melalui Pendekatan Teknologi Modern dan Evolusi Sistem InteraktifKajian Mendalam Infrastruktur Cloud Menjelaskan Perubahan Mahjong Wins 3 dalam Ekosistem Teknologi yang Semakin Terhubung